Karakter Yahudi

Khairu Ummah,Kisah | Saturday, January 31st, 2009
Yahudi

Yahudi

Hari-hari umat Islam Palestina mengalami nasib yang tragis. Dijajah, dibantai dan ditindas oleh orang-orang Yahudi. Padahal Yahudi telah mendapatkan 90% tanah Palestina, sebelumnya hanya memiliki 5%. Dengan cara menyerang, kemudian menduduki dan menjajah Palestina. Untuk itu marilah kita pahami karakter khas mereka. Sehingga kita tidak mudah melupakan kejahatan-kejahatan Yahudi sepanjang sejarahnya.

 

Sejarah Yahudi Madinah

Menurut sejarah orang-orang Yahudi adalah keturunan Israil. Dalam tafsir Ibnu Katsir, Al Qurthubi dan Jalalain, Isra’il adalah nabi Ya’qub. Jadi bani Israil adalah keturunan Nabi Ya’qub. Menurut catatan KH. Munawar Khalil, kira-kira tahun 1800 SM, nabi Ya’qub pindah dari Kan’an (Palestina) bersama anak cucunya ke Mesir. Yaitu setelah Nabi Yusuf as, puteranya menjabat sebagai raja Mesir. Kemudian nabi Ya’qub wafat pada tahun 1689 SM, disusul Nabi Yusuf pada tahun 1635 SM.

Meskipun demikian bani Israil tetap tinggal di Mesir hingga 300 tahun iamanya. Setelah itu mereka hidup dibawah kekuasaan Fir’aun. Mereka ditindas, dibunuh dan diintimidasi. Akhirnya berkat pertolongan Nabi Musa mereka berhasil keluar dari Mesir dan kembali ke Palestina.

Allah swt berfirman: “Dan (Ingatlah) ketika kami selamatkan kamu dari (Fir’aun) dan pengikut-pengikutnya; mereka menimpakan kepadamu siksaan yang seberat-beratnya, mereka menyembelih anak-anakmu yang laki-laki dan membiarkan hidup anak-anakmu yang perempuan. dan pada yang demikian itu terdapat cobaan-cobaan yang besar dari Tuhanmu. Dan (ingatlah), ketika kami belah laut untukmu, lalu kami selamatkan kamu dan kami tenggelamkan (Fir’aun) dan pengikut-pengikutnya sedang kamu sendiri menyaksikan” (QS Al Baqarah [2]: 49-50).

Setelah Nabi Musa wafat, pimpinan diserah-kan kepada Nabi Ilyas as, selanjutnya kepada nabi llyasa as. Setelah Nabi llyasa wafat, mulailah keadaan dan kehidupan mereka menjadi kacau balau, kocar-kacir dan tidak kaaian. Ajaran Taurat mulai mereka tinggalkan sehingga mereka menjadi lemah, rendah dan hina dina. Untung mereka memiliki pemimpin yang gagah berani bemama Samuel. Lalu Samuel menunjuk Shawel untuk mengendalikan pemerintahan. Setelah Shawel wafat, kemudian digantikan oleh Nabi Dawud as. Raja Dawud memegang kerajaan kira-kira pada tahun 1058 s.d. 1017 SM.

Selanjutnya Bani Israil hidup dibawah kerajaan Nabi Sulaiman. Pada masa ini, Bani Israil hidup damai, makmur dan sentosa. Yaitu lebih kurang 400 tahun lamanya. Setelah Nabi Sulaiman as wafat, kerajaan mereka terbagi menjadi dua. Yaitu kerajaan Israil dengan ibukota Samaria. Dan kerjaan Yahudi dengan ibukota Darus Salam (Yerusalem).

Tahun 722 SM, kerajaan Israli jatuh ke tangan raja Salmannasar. Dan tahun 586 SM, kerajaan yahudi diserbu raja Nabukadnesar. Lalu pada tahun 539 SM raja Cyrus dari Persia menaklukkan Babylonia. Tidak berapa lama bangsa Mesir berhasil merebut Negara kaum Yahudi dari kekuasaan bangsa Persia. Selanjutnya mereka ditaklukkan oleh bangsa Romawi dengan rajanya Augustus. Pada masa itulah nabi Isa as dilahirkan. Dalam kekuasaan Mesir dan Romawi itulah, bani Israil mengalami berbagai macam penderitaan dan kesengsaraan.

Pada tahun 70 SM mereka berupaya melakukan pemberontakan. Namun gagal. Justru akhirnya mereka diperbudak dan diusir dari negerinya oleh raja Romawi (Titus). Mulailah sejak saat itu mereka hidup terlunta-lunta di berbagai negeri (diaspora). Sebagian diantara mereka mengembara dan menetap di semenanjung Arabia. Diantaranya adalah tiga suku besar Yahudi yang tinggal di Yatsrib (Madinah). Yaitu bani Qainuqa, bani Nadhir dan bani Quraizhah. Di kota Madinah inilah mereka menunggu kedatangan Nabi terakhir yang diharapkan akan membantu membangkitkan kejayaan mereka kembali. Namun karena sifat iri dan dengkinya justru mereka memusuhi Rasulullah. Disebabkan Nabi Muhammad bukan keturunan Israil.

Allah swt berfirman: “Dan setelah datang kepada mereka Al-Quran dari Allah yang membenarkan apa yang ada pada mereka, padahal sebelumnya mereka biasa memohon (kedatangan Nabi) untuk mendapat kemenangan atas orang-orang kafir, Maka setelah datang kepada mereka apa yang Telah mereka ketahui, mereka lalu ingkar kepadanya. Maka laknat Allah-lah atas orang-orang yang ingkar itu” (QS. Al-Baqarah [2]: 89).

Di Madinah mereka menguasai pusat-pusat ekonomi dan bisnis. Dengan kelicikannya tiada henti-hentinya mereka memprovokasi dan mengadu domba suku Aus dan Khazraj agar selalu ribut dan perang. Allah swt berfirman: “Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik. dan Sesungguhnya kamu dapati yang paling dekat persahabatannya dengan orang-orang yang beriman ialah orang-orang yang berkata: – Sesungguhnya kami Ini orang Nasrani. – yang demikian itu disebabkan Karena di antara mereka itu (orang-orang Nasrani) terdapat pendeta-pendeta dan rahib-rahib, (juga) Karena Sesungguhnya mereka tidak menyombongkan diri” (QS Al-Maaidah [5]:82).

Kompetensi Yahudi

Rasulullah dan sahabatnya memiliki kompetensi yang luar biasa. Mulai dari tabligh, amanah, fathonah dan Sidiq. Yahudi justru kebalikannya. Yaitu memiliki kompetensi inti yang membawa kepada kerusakan, perkelahian dan kehancuran.

1. Iri dan dengki.

Karakter dan kompetensi khas Yahudt adalah iri dan dengki. Allah swt berfirman: “Alangkah buruknya (hasil perbuatan) mereka yang menjual dirinya sendiri dengan kekafiran kepada apa yang Telah diturunkan Allah, Karena dengki bahwa Allah menurunkan karunia-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya diantara hamba-hamba-Nya. Karena itu mereka mendapat muika sesudah (mendapat) kemurkaan dan untuk orang-orang kafir siksaan yang menghinakan” (QS Al Baqarah [2]:90)

Menurut tafsir Depag yang dimaksud adalah karena Allah menurunkan wahyu (kenabian) kepada Muhammad saw. Kemudian mereka, Yahudi, mendapat kemurkaan yang berlipat-ganda. Yaitu kemurkaan karena tidak beriman kepada Muhammad saw dan kemurkaan yang disebabkan perbuatan mereka dahulu, yaitu membunuh nabi, mendustakannya, merobah-robah isi Taurat dan sebagainya.

Senada dengan itu adalah pendapat imam Ibnu Katsier. Beliau berkata, “Orang Yahudi telah memilih untuk diri mereka kafir kepada Nabi Muhammad saw, karena hasad dan iri hati. Sebab Allah menurun-kan karunia berupa kenabian dan wahyu kepada seorang dari bangsa Arab. Untuk itu mereka kembali mendapat murka Allah. Yaitu ketika mereka menyembah anak sapi lalu kafir terha-dap nabi Muhammad saw. Atau karena kafir terhadap nabi Isa as dan kafir terhadap nabi Muhammad saw dan Al Qur’an“.

2. Membunuh dan mengusir kaumnya sendiri.

Yahudi adalah pembunuh berdarah dingin. Mereka siap membunuh siapa saja orang diluar kelompoknya. Bahkan sesama Yahudi juga saling usir dan saling membunuh. Tak terkecuali kepada para utusan Allah yang hadir di tengah-tengah mereka untuk memberikan bim-bingan dan petunjuk ke jalan yang lurus.

Allah swt berfirman: “Dan (ingatlah), ketika kalian berkata: ‘Hai Musa, kami tidak bisa sabar (tahan) dengan satu macam makanan saja. sebab itu mohonkanlah untuk kami kepada Tuhanmu, agar dia mengeluarkan bagi kami dari apa yang ditumbuhkan bumi, yaitu sayur-mayurya, ketimunnya, bawang putihnya, kacang adasnya, dan bawang merahnya’. Musa berkata: ‘Maukah kamu mengambil yang rendah sebagai peng-ganti yang lebih baik ? pergilah kamu ke suatu kota, pasti kamu memperoleh apa yang kamu minta. Lalu ditimpahkanlah kepada mereka nista dan kehinaan, serta mereka mendapat kemurkaan dariAllah. hal itu (terjadi) Karena mereka selalu mengingkari ayat-ayat Allah dan membunuh para nabiyang memang tidak dibenarkan. demikian itu (terjadi) Karena mereka selalu berbuat durhaka dan melampaui batas” (QS. Al Baqarah [2]: 61)

Abdullah bin Mas’ud RA berkata, “Pernah terjadi bani Israil dalam satu hari membunuh tiga ratus nabi. Setelah iiu mereka melanjutkan pasaran rempah-rempahnya disore hari“. Tentang pembunuhan diantara mereka, Allah berfirman: “Dan (ingatlah), ketika kamu membunuh seorang manusia lalu kamu saling tuduh menuduh tentang itu. dan Allah hendak menyingkapkan apa yang selama ini kamu sembunyikan“. (QS. Al-Baqarah[2]:72).

Di dalam ayat lain, Allah swt berfirman: “Kemudian kamu (Bani Israil) membunuh dirimu (saudaramu sebangsa) dan mengusir segolong-an daripada kamu dari kampung halamannya, kamu bantu membantu tertiadap mereka dengan membuat dosa dan permusuhan; tetapi jika mereka datang kepadamu sebagai tawanan, kamu tebus mereka, padahal mengusir mereka itu (juga) terlarang bagimu, apakah kamu beriman kepada sebahagian Al Kitab (Taurat) dan ingkar terthadap sebahagian yang lain? tiadalah balasan bagi orang yang berbuat demikian daripadamu, melainkan kenistaan dalam kehidupan dunia, dan pada hari kiamat mereka dikembali-kan kepada siksa yang sangat berat. Allah tidak lengah dari apa yang kamu perbuat“. (QS Al-Baqarah [2]: 85).

Dalam tafsir Depag dikatakan bahwa ayat Ini berkenaan dengan cerita orang Yahudi di Madinah pada permulaan Hijrah. Yahudi Bani Quraizhah bersekutu dengan suku Aus, dan Yahudi dari Bani Nadhir bersekutu dengan orang-orang Khazraj. Antara suku Aus dan suku Khazraj sebetum Islam, selalu terjadi persengketaan dan peperangan yang menyebabkan Bani Quraizhah membantu Aus dan Bani Nadhir membantu orang-orang Khazraj. Sampai antara kedua suku Yahudi itupun terjadi peperangan dan tawan menawan. Karena membantu sekutunya. Tapi jika Kemudian ada orang-orang Yahudi tertawan, Maka kedua suku Yahudi itu bersepakat untuk menebusnya kendatipun mereka tadinya berperang-perangan.

3. Bakhil, pelit dan medit.

Yahudi adalah manusia yang sangat loba. Sangatcinta kepada dunia sehingga mereka ingin hidup ribuan tahun lamanya, Allah swt berfirman: “Dan sungguh kamu akan mendapati mereka, manusia yang paling loba kepada kehidupan (di dunia), bahkan (lebih loba lagi) dari orang-orang musyrik. masing-masing mereka ingin agar diberi umur seribu tahun, padahal umurpanjang itu sekali-kali tidak akan menjauhkannya daripada siksa. Allah Maha mengetahui apa yang mereka kerjakan“. (QS Al-Baqarah [2]: 96).

Menurut Imam Al Qurthudi dan Imam Ibnu Katsier yang dimaksud dengan mereka (hum) adalah Yahudi. Dengan demikian sangat tegas dan jelas bahwa Yahudi adalah orang-orang yang rakus, loba, pelit dan medit. Yaitu orang-orang yang ingin hidup terus serta kafir dengan hari kebangkitan atau hari kiamat. Padahal hal ini merupakan salah pondasi dari keimanan.

4. Pendusta

Yahudi adalah bohong kelas wahid. Mereka menyembunyikan kebenaran. Menukar yang hak dengan yang bathil. Mengubah ayat-ayat Allah serta menju-alnya dengan harga yang murah, Allah swt berfirman: “Dan janganlah kamu campur adukkan yang hak dengan yang bathil dan janganlah kamu sembunyikan yang hak itu, sedang kamu Mengetahui“. (QS Al Baqarah [2]: 42)

Di dalam ayat lain, Allah swt berfirman: “Apakah kamu masih mengharapkan mereka akan percaya kepadamu, padahal segolongan dari mereka mendengar firman Allah, lalu mereka mengubahnya setelah mereka memahaminya, sedang mereka mengetahui?” (QS Al Baqarah [2]: 75).

Menurut tafsir Depag, yang dimak-sud ialah nenek-moyang mereka yang menyimpan Taurat, lalu Taurat itu diubah-ubah oleh mereka, di antaranya sifat-sifat nabi Muhammad saw yang tersebut dalam Taurat itu.

Allah swt berfirman: “Maka Kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang menulis Al Kitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya: ‘Ini dari Allah, (dengan maksud) untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka Kecelakaan yang besarlah bagi mereka, akibat apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan Kecelakaan yang besarlah bagi mereka, akibat apa yang mereka kerjakan“. (QS. Al-Baqarah [2]:79).

As Suddi berkata, “Dahulu ada beberapa orang Yahudi menulis surat-surat yang dibuat sendiri, lalu dijual kepada orang Arab dan mereka berkata, ‘Itu dari kitab Allah’, untuk mendapatkan harga“.

5. Pengkhianat.

Mereka juga terkenal sebagai makhluk yang suka berkhianat dari dulu hingga hari ini. Mereka mengkhianati perjanjian Madinah yang disepakati bersama antara Rasulullah, muhajirin, Anshar dan penduduk Madinah lainnya.

Contohnya mereka mengkhianati pasal 45 dan 47 Piagam Madinah yang berbunyi, “Orang-orang Yahudi bekerjasama dengan kaum muslimin dalam mengumpulkan biaya perang, selama terjadi peperangan. Mereka saling tolong menolong dalam menghadapi orang-orang yang memerangi isi perjanjian“. Tapi apa balasan Yahudi. Ternyata mereka bersekongkol dengan musyrikin Quraisy untuk mencelakakan Rasulullah saw beserta sahabatnya dalam perang ahzab. Para tokoh Yahudi berangkat ke Mekkah untuk mendorong kaum musyrikin Ourasy melancarkan perang terhadap Rasulullah. Tokoh-tokoh Yahudi berkata, “Kami akan berperang bersama-sama kalian hingga berhasil menghancurkannya“.

Lebih parah lagi, para pendeta Yahudi berusaha keras meyakinkan penyembah berhala bahwa berperang melawan Muhammad saw adalah kebenaran yang harus dilaksanakan. Mereka menyatakan kepercayaan orang-orang Ourasy jauh lebih baik daripada agama Islam. Dan tradisi-tradisi jahiliyyah lebih baik daripada ajaran-ajaran Al Qur’an. Tentu saja musyrikin Qurasy menyambut gembira uluran tangan Yahudi.

Mereka juga berkhianat kepada nabi Musa as dan Allah swt. Sebagaimana firman Allah berikut ini: “Dan (ingatlah), ketika kami mengambil janji dari Bani Israil (yaitu): janganlah kamu menyembah selain Allah, dan berbuat kebaikanlah kepada ibu bapak, kaum kerabat, anak-anak yatim, dan orang-orang miskin, serta ucapkanlah kata-kata yang baik kepada manusia, Dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat. Kemudian kamu tidak memenuhi janji itu, kecuali sebahagian kecil daripada kamu, dan kamu selalu berpaling“. (QS. Al-Baqarah [2]: 83).

Tapi apa yang dilakukan Yahudi ? Justru mereka menyembah anak sapi (‘ijla). Saling mengusir, saling menawan, berperang dan saling membunuh diantara mereka, Allah swt berfirman: “Dan (ingatlah), ketika kami mengambil janji dari kamu (yaitu): kamu tidak akan menumpahkan darahmu (membunuh orang), dan kamu tidak akan mengusir dirimu (saudaramu sebangsa) dari kampung halamanmu, Kemudian kamu berikrar (akan memenuhinya) sedang kamu mempersaksikannya “. (QS Al Baqarah [2]: 84).

Pengkhianatan Yahudi itu terjadi hingga hari ini. Sejarah modern juga penuh dengan catatan sikap ingkar dan mengotak-atik perjanjian yang dilakukan oleh Yahudi. Pada tahun 1967, belum lewat sehari dari pemyataan dan janji Israel yang telah ditegaskan AS bahwa Israel tidak akan mendahului menyerang kawasan Arab. Tiba-tiba secara serentak tentara Israel menyerang berbagai Negara Arab: Mesir, Yordania dan Suriah. Mereka mencap-lok berbagai kawasan Arab seperti gurun Sinai dan dataran tinggi Ghalan. Bahkan pada tanggal 14 Desember 1984, Sidang Umum PBB mengeluarkan surat keputusan bemomor: 146/39b yang menyebutkan bahwa file-file khusus tentang Israel serta praktek politik dan tindakan-tindakan Negara itu, menguatkan tuduhan bahwa Israel bukanlah Negara cinta damai. Israel bahkan terbukti sebagai Negara yang selalu mengingkari prinsip-prinsip kesepakatan Internasional atau perjanjian-perjanjian yang telah ia sepakati sendiri.

6. Provokator

Mereka juga terkenal sebagai provokator yang ulung. Para pembesar dan pendeta mereka senang mengadu domba dan mencaci maki Rasulullah saw beserta sahabatnya. Diantaranya adalah sikap Huyayyi bin Akhtab dan Yasir bin Akhtab yang sangat dengki dengan kaum muslimin dan berusaha memurtadkan orang-orang yang telah beriman.

Namun kejahatan gembong Yahudi tersebut dibongkar oleh Allah swt sebagai-mana firman-Nya: “Sebahagian besar ahli Kitab menginginkan agar mereka dapat mengembalikan kamu kepada kekafiran setelah kamu behman, Karena dengki yang (timbul) dari diri mereka sendiri, setelah nyata bagi mereka kebenaran“. (Al-Baqarah 109).

Belum lagi provokasi mereka dalam bentuk ejekan kepada Rasulullah, Al Qur’an dan Al Islam. KH. Moenawar Khalil mencatat ada 25 kasus provokasi yang dilakukan oleh para pendeta dan kaum Yahudi.

7. Pengecut

Bangsa Yahudi sebenarnya adalah bangsa pengecut, pembual dan bermulut besar. Mereka adalah penakut. Sayang hari ini justru umat Islam takut sama Yahudi. Akibatnya kini umat Islam taklukdi bawah ketiak Yahudi. Baik dari sisi ideologi, politik, ekonomi, sosial, seni, budaya dan sistem informasi, apalagi militer.

Allah swt berfirman: “Apakah kamu tidak memperhatikan pemuka-pemuka Bani Israil sesudah nabi Musa, yaitu ketika mereka Berkata kepada seorang nabi mereka: ‘Angkatlah untuk kami seorang raja supaya kami berperang (di bawah pimpinannya) di jalan Allah’. nabi mereka menjawab: ‘Mungkin sekali jika kamu nanti diwajibkan berperang, kamu tidak akan berperang’. mereka menjawab: ‘Mengapa kami tidak mau berperang dijalan Allah, padahal Sesungguhnya kami Telah diusir dari anak-anak kami?’. Maka tatkala perang itu diwajibkan atas mereka, merekapun berpaling, kecuali beberapa saja di antara mereka dan Allah Maha mengetahui siapa orang-orang yang zalim“. (QS Al-Baqarah [2]:246).

Yang dimaksud seorang raja disini adalah Samuil. Raja yang lurus dan mengajak bani Israil untuk mengesakan Allah swt, yaitu kembali kepada ajaran nabi Musa as serta membebaskan mereka dari penindasan orang-orang Mesir.

Tapi anehnya sebagian besar diantara mereka adalah pengecut dan hanya omong besar. Kenyataannya takut melakukan perlawanan dan peperangan melawan para penjajah. Allah swt berfirman: “Mereka berkata: ‘Hai Musa, kami sekali sekali tidak akan memasuki nya selama-lamanya, selagi mereka ada didalamnya, Karena itu pergilah kamu bersama Tuhanmu, dan berperanglah kamu berdua, sesungguhnya kami Hanya duduk menanti disini saja“. (QS Al Maaidah [5]:24).

Lihatlah sikap pengecut bangsa Yahudi. Mereka membiarkan nabinya berjuang sendirian. Sementara mereka lebih suka duduk-duduk saja.

Related Posts with Thumbnails



Related Articles


36 Comments »

  1. Semoga masyarakat dunia semakin sadar akan bahayanya yahudi!

    Comment by Budhi Setiadi — 27 March 2009 @ 6:26 am

  2. Semua cerita mengenai “Yahudi’” / bani Israel baik pd zaman Nabi2 terdahulu sampai Nabi akhir zaman ” Muhammad Rasullullah SAW ” hingga kiamat datang sangatlah benar…,karena Allah tlah menceritakan semuannya dalam “Al Qur’an”. Sekarang tinggal kita semua umat Nabi Muhammad Rasullullah SAW mengharapkan perlindungan Dunia & Akhirat kepada Allah SWT melalui safa’at baginda Nabi Besar Muhammad Rasullullah SAW …….

    Comment by Muhammad Hasan — 23 February 2010 @ 12:21 pm

  3. Dasar yahudi, bangsa tidak tahu diuntung… Yahudi Pantas dilaknat memang……

    Comment by orang awam — 14 May 2010 @ 4:27 am

  4. itulah kepintaran Yahudi. mereka sedikit tapi bisa mengguncang dunia. bahkan yg punya senjata tercanggih di dunia ini hanyalah Israel, bukan Amerika SErikat atu Rusia. bahkan banyak para ilmuan berasal dari Yahudi, bahkan yg menemukan Google sekalipun. anda terlalu sewot dgn Yahudi, lihat aja org Arab yg langsung memperkosa TKW di tanah Arab sampai mati, tapi anda semua diam. israel tdk mengganggu Islam. israel hanya mempertahankan tanah yg sudah lama direbut. itulah hadiah ketika masa perang pd sebelum masehi. wajar jika Israel mempertahankan. anda selalu mengakit-kaitkan agama. itulah Tololnya anda. hingga sekarang negara2 Islam bodoh2. suka munafik, malah poligami di halalkan. tdk ada yg menarik dgn Islam

    Comment by gw — 16 June 2010 @ 5:19 pm

  5. Kasihan, kasihan. Saya kira justru ajaran yang semacam ini yang berbahaya.
    Hati-hati lho mengutuk Jadusi, Bangsa Jahudi adalah Umat Pilihan Allah. Baca teks di atas, bagaimana Tuhan Menuntun Bangsa Jahudi dari Tanah Mesir sampai ke tanah Perjanjian (Kanaan). Apa yang dialami oleh Bangsa Jadudi, mulai dari pembuangan ke Mesir – keluarannya dari tanah Mesir adalah suatu proses pendewasaan yang dibuat oleh Allah.
    Dalam masa pembinaan Allah kepada umat Manusia, sejak zaman Adam sampai kepada zaman sekarang ini, manusia selalu menentang firman Allah, “Tidak ada lagi yang benar di hadapan Allah)
    Terkait dengan Bangsa Jahudi yang merupakan Bangsa pilihan, Allah secara khusus memberikan perhatuan dalam setiap perjalanan hidup mereka, termasuk dari pembebasan dari perbudakan di tanah mesir dan menempatkan mereka kembali di tanah perjanjian “Kanaan”.
    Sebagaimana tulisan anda, sifat-sifat tersebut banyak yang melekat pada diri anda,
    1. Bagian 4 tulisan anda “PENDUSTA” Anda sebut bahwa nenek moyang mereka mengubah-ubah Taurat …. diantaranya sifat-sifat nabi Muhammad.
    Perlu di ketahui bahwa Taurat itu telah ada jauh sebelum Muhammad dilahirkan.
    2. Terkait dengan tata kehidupan Bangsa Jahudi sejak pelepasan dari perbudakan, adalah juga dalam proses pembinaan Allah, apa dan bagaimana Allah pada akhirnya bertindak atas Bangsa Jahudi, sebaiknya anda baca dalam Bible Perjanjian Lama.
    3. Perjanjian lama, termasuk Taurat dan Zabur telah digenapi oleh Allah melalui penyaliban Yesus Kristus (Tahun 33 Setelah Masehi).
    4. Setelah Yesus Kristus (ISA) Naik ke Sorga, kemudian ajaran kekristenan melalui Rasul-Rasul, semakin menyebar, mulai dari Jerusalem ke wialayah-wilayah sekitarnya, termasuk ke Junani, Ethiopa dll. Walaupun mereka ditindas dan dianiaya oleh penganut Agama Jahudi Ortodoks yang tidak menginginkan adanya Idiologi Baru, namun para penganut ajaran baru tersebut tidak pernah gentar. Mereka mengajarkan Bagaimana Allah senantiasa menyertai umat Israel sebagai umat pilihan dan juga penggenapan Janji Allah atas Juru Selamat manusia yaitu Yesus Kristus.
    5. Bani Isrel telah kembali berdiam di tanah Kanaan pada tahun 1653 Sebelum Masehi.
    6. Setelah Raja Sulaiman (Salomo) maninggal, kerajaan Israel terbagi dua yaitu Kerajaan Israel dengan Ibu Kota Samaria dan Kerajaan Jahudi dengan Ibu Kota Jerusalem. Dengan demikian secara tidak langsung hal ini menyatakan bahwa apa yang dilakukan oleh Israel adalah urusan politik yang menyangkut wilayah kerajaan berdasarkan sejarah.
    7. Bagian 1 (Iri dan Dengki) dalam tulisan anda dikatakan bahwa Bangsa Israel iri dan dengki karena tidak menurunkan kenabian, wahyu kepada keturunan Bangsa Israel. Hal ini aneh, coba ingat-ingat dulu, 23 nabi dalam sejarah Islam, apakah Samuel, Daud dan Sulaiman yang merupakan keturunan Israel tidak disebutkan diantara ke23 orang tersebut? Jauh sebelum Muhammad lahir, Allah telah memberikan wahyu kepada umat Israel termasuk janji kedatangan Juru Selamat bagi umat Israel.
    8. Sekiranya dapat dipahami bahwa masalah Israel-Paletina bukanlah persolan agama tetapi adalah urusan politik, urusan dapur masing-masing. Biarlah mereka sendiri yang urus dirinya dan tidak perlu dipanas-panasi. Umpamakanlah seperti dua keluarga tetangga anda yang selalu berselisih, tidak mungkin dapat kita paksa untuk berdamai kecuali mereka sendiri yang saling rela untuk berdamai.

    Comment by M. Manalu — 11 July 2010 @ 2:44 pm

  6. hmmmmmmmmmm

    Comment by alauddinsyah — 27 July 2010 @ 3:17 pm

  7. Sudahalah, kami mengerti akan hal pembelaan yang anda sampaikan mengenai Yahudi, bukankah semuanya sudah terang benderang dalam AL-QUR’ANUL KARIM. Anda-anda saja yang meragukan dan mengingkari, Padahal sesungguhnya anda mengetahui dan meyakini akan hal itu (Al-Qur’an), memang pantas bangsa yang anda bela disebut bangsa Munafik!!! Dulu sy pernah mengecam apa yang telah dilakukan oleh HITTLER, akan tetapi sy sepaham dengan Hittler bahwa bangsa yahudi harus dibumi-hanguskan dari dunia ini, supaya tidak terlalu menyesatkan lebih jauh lagi Ummat manusia dimuka bumi. ALLAHU-AKBAR!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

    Comment by Gepenk — 1 August 2010 @ 7:47 pm

  8. jangan2 warga timteng yg menyiksa & menyetrika para tkw indonesia keturunan yahudi juga, dasar bangsat!!!

    Comment by purnomo — 2 August 2010 @ 2:24 pm

  9. “aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah dan Muhammad adalah Rosul Allah”….itu akan kubawa sampai mati…….Yahudi dan firaun jahanam lah tempat kalian selamanya….

    Comment by rie — 5 September 2010 @ 6:25 pm

  10. dear pembela yahudi,

    assalamualaikum

    kalian sadarkah kalian membela siapa ? kalian bilang mereka adalah umat pilihan Allah ? “Hati-hati lho mengutuk Jadusi, Bangsa Jahudi adalah Umat Pilihan Allah. Baca teks di atas, bagaimana Tuhan Menuntun Bangsa Jahudi dari Tanah Mesir sampai ke tanah Perjanjian (Kanaan). Apa yang dialami oleh Bangsa Jadudi, mulai dari pembuangan ke Mesir – keluarannya dari tanah Mesir adalah suatu proses pendewasaan yang dibuat oleh Allah”
    coba interpretasikan ke diri anda : anda menolong seekor anak serigala mungut di pinggir hutan, anda pelihara dan anda beri makan daging sampai serigala itu besar, setiap hari anda beri makan anda sayang”, kemudian anda jatuh miskin dan tidak bisa beri makan serigala itu lagi, lalu anda menjadi daging berikut nya untuk serigala itu karena depresi kelaparan akut..bagaimana penilaian serigala itu menurut anda ? itulah penilaian saya terhadap yahudi, apakah pantas jadi umat pilihan ?? anda yang menilai…

    wa alaikum salam.

    Comment by Mahmoud — 22 October 2010 @ 8:53 am

  11. sampai mati Q tidak akan percaya omongan yahudi, Q hanya percaya Allah dan Al-Qur’an yg telah menuliskan bahwa bangsa yahudi sampai hari kiamat pun akan terus memerangi islam tanpa henti, walaupun kini bangsa yahudi telah menguasai aspek aspek penting didunia tapi dalam sekejap jika Allah berkehendak maka hancurlah mereka hanya dalam sekejap mata, sesungguhnya hanya Allah tuhan dimuka bumi ini, yahudi hanyalah sbuah butiran pasir yg tidak berdaya dimata Allah dan selamanya tidak akan dpt mengalahkan kekuasaan Allah, ya Allah jauhkan kami dari segala kejahatan yahudi, apabila dilubuk hati mereka tersimpan kejahatan kepicikan kemunafikan dan segala kejahatan maka hukumlah mereka berjuta juta kali lipat sakitnya daripada ketika mereka ditindas firaun dahulu ya Allah, amin.

    Comment by kim — 22 October 2010 @ 2:58 pm

  12. Manusia itu hanya bisa menebak,..n juga sewajarnya ragu atau sanksi dengan hal yg bukan keyakinannya. Allah telah memberitahu melalui Al Qur’an yg suci, bahwa qt perlu waspada terhadap bangsa Yahudi. Dengan begitu qt akan lbh berhati-hati dalam menyikapi perilaku dan pengaruh jelek dari bangsa Yahudi…
    Allah Maha Tahu akan segala hal yg akan terjadi di masa yg akan datang,..
    jadi bila qt sudah diperingatkan oleh Allah melalui Rasul n Kitab Suci’nya, mengapa qt sebagai manusia yang lemah n kecil harus menyangsikan dan meragukannya??
    Bukankah ada baiknya bila umat Islam, Nasrani atau non Yahudi lainnya bersatu untuk lebih waspada n berhati-hati serta memahami sgala hal yang akan dilakukan oleh Yahudi di masa modern ini…

    Comment by Dan — 24 November 2010 @ 3:18 pm

  13. allahuakbar

    Comment by nabimuhammad.info — 26 January 2011 @ 2:34 pm

  14. YAhudi tetap jahanam , siapa yang menyebarkan Ajaran Syi’ah , orang yahudi kan ? Abdullah Bin Saba , Orang yahudi bener” lick , berpura” masuk islam dan Membuat ajaran syi’ah , Artikel di atas 100% benar . Yahudi itu Jenius apalagi suku Ashkenazim , Yang sesat comentar M.Manalu tuh , Untuk Yahudi : tak ada debat dengan mu Kecuali dgn Pedang!

    Comment by Syukron — 29 May 2011 @ 7:48 pm

  15. biarkan saja kita urs aja urusan masing masing……..

    Comment by dayat — 28 September 2011 @ 6:31 pm

  16. dihadapan Allah tdk ada umat pilihan yg ada yg membedakn antara satu dgn yg lain adalah akhlak dan islam adalah satu2nya ajarn yg membawa akhlak kpd akhlak yg diridhoi Allah, dan islam utk seluruh umat dan manusia d bumi ini…
    yahudi dgn sendirinya telah menemptkn diri mereka ingin diperlakukn seperti apa dimasa datang..yaitu masa kebinasaan bg yahudi, masa yg tak ada belas kasihan bagi yahudi terkutuk

    Comment by mujahid — 21 October 2011 @ 4:37 pm

  17. saya minta ijin untuk ambil makalahnya syukron

    Comment by abu usamah — 21 December 2011 @ 3:52 pm

  18. @abu usamah: silahkan pak :)

    Comment by unduk — 22 December 2011 @ 10:32 am

  19. pesan untuk manalu,,,,
    gwa heran sbenarnya dya itu bela siapa sih??
    dya percaya Allah tp dy juga melenceng dari ajran-a, kan aneh banget…

    gwa stuju ma penulisnya keren coy tuk jga2 diri dari kejhtan yahudi..

    Comment by jojo — 16 January 2012 @ 1:32 am

  20. Assalamu`alaikum
    Ana mo` mengingatkan bahwa antara Yahudi kini dan Bani Israil(penisbatan kepada Nabi Israil(ada bilang artinya orang shaleh) yaitu Nabi Yaqub bahkan ada hadits shahihnya) adalah 2 bangsa yang jauh berbeda. Dan amat disayangkan kenapa kita orang Islam masih juga dungu ya masioh menisbatkan negara Yahudi kepada “Israel” atau “Israil” . Tolong semua perhatikan ini ya!

    Comment by Bang Rawin — 21 January 2012 @ 5:22 am

  21. Jika Perlu, Kita Penggal aja Yahudi, Antek2 dan Pembelanya.! Kepala & Darah Mereka Halal utk Tiket menuju Syurga . Allahu Akbar!

    Comment by pati — 27 January 2012 @ 4:12 pm

  22. jangan takut sama yahudi bro, sejarah membuktikan yahudi pernah jadi budak di mesir, diusir dari kerajaannya (nabi daud+sulaiman ), dan dibantai hitler, manusia pilihan itu manusia yang taat pada tuhannya bukan karena statusnya sebagai suatu bangsa.

    Comment by tubagus — 28 January 2012 @ 1:21 pm

  23. Kristen agama penjajah dan membawa kemiskinnan, mau bukti liat dong timor sulete/ papua dll orang primitif semua, sama kaya tuhannya gak pake baju…. Hiiii seram,

    Comment by Nyetsus spritus — 2 February 2012 @ 2:54 pm

  24. coba ada hitler ke-2 habis itu yahudi.sampai keakar-akarnya. hai manalu you tak tahu sejarah! baca dulu baru komentar!

    Comment by laksono — 25 February 2012 @ 2:07 pm

  25. SEMUA KOMENT YG ADA…SEMUAX TIDAK MASUK AKAL & BERBAU DENDAM…SEBAB HANYA ORG2 KAFIR YG PUNYA PANDANGAN SEPERTI KOMENT2 ANDA2….

    Comment by Danny Tatilu — 26 February 2012 @ 9:41 am

  26. KALIAN2 HARUS TAHU MALU & TAHU DIRI…ANDA TAHU…???? TIDAK ADA SATU BANGSA & NEGARA DI DUNIA INI YG SANGGUP MENGHENTIKAN KEHENDAK ORG YAHUDI….!!KENAPA? KARNA MEREKA BANGSA PILIHAN ALLAH…MAU TAHU? JIKA MEREKA TIDAK PUNYA KEKUATAN YG BERASAL DARI ALLAH-NYA,MEREKA SDH LAMA LENYAP DI DUNIA INI,DARI JAMAN FIRAUN,NEBUKADNESAR,HITLER…KENAPA SEKARANG MEREKA MENGUASAI DUNIA DGN EKONOMI & SEGALA KELEBIHAN MEREKA????JAWABANYA.KARNA MEREKA BANGSA PILIHAN ALLAH SENDIRI…TERNYATA ANDA2 HANYA PUNYA WAWASAN HALAMAN RUMAH….BANYAKLAH BELAJAR SEJARAH & PENGETAHUAN UMUM LAINYA,BIAR PANDANGAN KALIAN2,TDK SEPERTI KATAK DLM TEMPURUNG…….

    Comment by Danny Tatilu — 26 February 2012 @ 10:00 am

  27. Dany tailu@By 1 sini am gw

    Comment by Agus — 6 March 2012 @ 9:35 am

  28. aku benci dgn yahudi, krn kenyataannya sebagian besar sifat yahudi itu sama. Pendusta, provokator, dengki. Memang Allah SWT mengkhususkan kaum ini dgn brbagai kelebihan, diantaranya harta, kepintaran dan keselamatan agar bangsanya trpelihara hingga hari kiamat. Tp itulah bentuk kebesaran Allah kepada stiap hambanya supaya mereka bersyukur. Mereka mengatakan islam menyukai pertumpahan darah, tp sbenarnya mereka itu pembunuh no.1, provokator, menyelinap di segala aspek mencetuskan ide yg hasilnya dapat mengadu domba bhkn menghancurkan generasi dn bangsa org lain. hasil temuan mrk lbh bnyk membuat pengerusakan d muka bumi. Anda boleh terpana dgn hsl karya mrk hny dgn kecanggihannya, tp anda tdk brpikir dampaknya.

    Comment by heru — 18 March 2012 @ 12:45 am

  29. Say no to israel yahudi

    Comment by Rere — 31 March 2012 @ 5:25 pm

  30. Yahudi menganggap orang yg diluar yahudi manusia yg lbh rendah dr binatang bahkan halal untuk dibunuh.
    Buat yg bangga dgn yahudi,Kamu tau binatang?(anjing,babi,monyet dll) ya km lbh rendah,maaf yahudi menganggap kamu sperti itu lho padahal kamu bangga2in bangetZzzz hehe.dianggap anjing bwt km bg orng yahudi itu trmasuk penghormatan.krna anjing ada manfaatnya bwt jaga tuannya.
    kamu membela yahudi wajar2 aj karna kamu trmasuk golongan yg keras permusuhannya kepada islam.
    ALLAH amat sayang kpd yahudi dgn bnyak mengutus nabi untuknya tp banyak nabi dr kalangan mereka yg diutus lalu dfitnah,dibunuh hnya untuk mluruskan yahudi.
    ALLAH SUNGGUH melaknat kaum yahudi sampai akhir zaman.yahudi tidak akan bisa tenang sampai dunia akhirat.
    dr dulu sampai skarang wlwpun dan merekapun sudah ada negaranya
    Apakah sekarang ini mereka mendapatkan ketenangan yg dimimpikan?

    memang sudah tabiat mereka yg membuat hidup mereka tidak bsa tenang…

    Saat ini yahudi menguasai dunia n berjalan diatas kesombongannya dgn Membuat kerusakan dimuka bumi ini itu udah ada dn dikabarin di alquran.n alquran jg,mengabarkan kebinasaan orng2 yahudi.
    Bersatulah umat islam.ALLAHU AKBAR!

    Comment by Rere — 31 March 2012 @ 6:07 pm

  31. Gw puny saudara wanita seorang muslim,menikah dgn pria yg mualaf…awalny si wanita yakin si pria benar2 tulus memeluk islam,stelah puny 2 orang anak,bru akal busuk si pria ketahuan,si pria mengatakan pd wanita”jika km tdk mau murtad kmu kan sy ceraikan” tp untung si wanita kuat imannya…
    G perlu berdebat pd orng2 kafir..mereka mw melakukan apa sj untuk memurtadkan orang islam…mereka slalu berdalih bhwa urusan dunia g boleh dicampur dgn urusan agama…
    Dsr bodoh…mereka pikir tuhan tu hanya mengajarkan cra sembahyang…
    Orang nasrani sma yahudi tu saling membenci,tetapi mereka lebih membenci islam…semua manusia tu diberi hidayah oleh tuhan,tp krna mata hati orang2 kafir tu tertutup,mereka memungkiri ajaran yg benar…
    kalo ditanya,apakah orang2 kafir tu membenci islam??g mungkin mereka jwb dgn jujur,y klo jujur,mana bsa mereka merusak orang islam dr dalam…
    Mungkin krna bangsa islam terpecah belah oleh ajaran kafir,makanya mereka(kafir) smakin merajalela dgn ajaran2 kafir…
    Satu2nya cra kta berjihad dan membunuh mereka sampai tuntas,sampai2 mereka bersembunyi di balik batu…dan bahkan batu pun enggan menyembunyikan orang2 kafir itu…

    Allohuakbar…..mudah2an islam cpat bersatu dan menegakkan ajaran islam yg telah di turunkan melalui alquran dan hadist…..

    Comment by Dan — 4 April 2012 @ 12:52 am

  32. stop the opressored
    no more suppresion
    take your light in fuckin nite
    i don’t wanna see your bright… anti zionist

    Comment by chandraous — 8 April 2012 @ 7:18 pm

  33. puseng2 miirin yang ga guna….buat apooo….

    Comment by BAGYO — 29 May 2012 @ 6:43 am

  34. Assalamu’alaikum ya ikhwany
    Allah SWT mengutus banyak nabi kepada bani israil bukan karena mereka manusia pilihan, akan tetapi Allah tahu persis bahwa mereka adalah makhluk paling bengis dan tak tau diri, sama halnya kalau orang sakit terlalu parah tidak cukup satu dokter yg menangani, tp bebetapa dokter yang turun tangan.
    Sudahlah Allah sudah mengingatkan kita “walan tardha ‘ankal yahudu walannashara hatta tattabi’a millatahum” orang yahudi dan nasrani tidak akan rela terhadapmu sampai kamu mengikuti ajarannya.

    kalau sy boleh menggambarkan yahudi itu adalah penjelmaan iblis la’natullah.

    wassalam.

    Comment by alawie — 30 May 2012 @ 11:42 am

  35. pendewasa.n…
    Orng dwasa mampu dong bwt mmpertimbangkan sesuatu. . Tau dong mana yng bnar mana yang slah..
    Kta.a dwasa dsuruh iman sama nabi akhr ja susah…
    Kan di dlm alqur’an di perintahkan bwt iman pda muhamma saw..
    Skrang kta analogikan
    UUD jman soeharto sma UUd jman skarang sby beda ga..
    Yng di pake yng mana???sby dong. . .udah lakh jngn trus pakai ktab israil dlu kan skrang jman.a nbi muhammad. . Yng di pkai alquran. . . Sdngkn alquran mnyuruh untk iman pda allah dan muhammad bhwa muhammad sbgai nbi akhir..

    Comment by by farid al_dimyati — 31 May 2012 @ 12:02 pm

  36. KESIMPULAN DARI SEMUA INI ADALAH….
    1.YAHUDI ITU LEBIH HINA DARI ANJING
    2 YAHUDI ITU SEPERTI IBLIS LAKNATULLAH
    3 MUSNAHKAN YAHUDI DARI MUKA BUMI SECEPATNYA….

    Comment by aa — 19 June 2012 @ 12:14 pm

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment