Kekuatan Sabar

Akhlaq,Taqwa | Wednesday, January 6th, 2010
sabar ikhlas menanti

sabar ikhlas menanti

Secara etimologis, sabar berarti menahan, seperti kata, “Qutila fulanun shobr”, artinya, “si Fulan terbunuh dalam keadaan ditahan”. Oleh karenanya, seseorang yang menahan diri terhadap sesuatu dikatakan orang yang sabar.

Allah SWT berfirman dalam Al-Quran, “Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk.” (QS. Al-Baqarah [2]: 45).

Menurut Ibnu Jarir, redaksi ayat itu memang memperingatkan Bani
Israel
, namun yang dimaksud bukan mereka semata. Ayat ini mencakup mereka dan orang-orang selain mereka.

Ibnul-Mubarak berkata dengan sanadnya dari Said bin Jubeir, “Sabar ialah pengakuan hamba kepada Allah atas apa yang menimpanya, mengharapkan ridha Allah semata dan pahala-Nya. Kadang-kadang seseorang bertahan dengan gigih dengan menguatkan diri, dan tidak terlihat dari dia kecuali kesabaran.”

Dengan demikian, tidak ada orang yang bisa disebut sabar, jika sikapnya menolak atau mengelak berdiri bersama permasalahan yang tidak mengenakkan di hati. Orang yang sabar selalu memancarkan kehangatan bagi orang lain karena ia senantiasa pasrah pada Allah dalam kondisi apa pun.

Jika ditimpa musibah, dia tidak akan larut atau meratapi musibah yang menimpanya. Sedangkan jika diberi kesenangan atau kenikmatan, dia tidak akan lupa diri dan kufur nikmat kepada Allah.

Ali bin Abi Thalib mengumpamakan keutamaan sabar bagi keimanan seseorang itu bagaikan tubuh, dan sabar adalah kepalanya. la mengatakan, “Sabar bagi keimanan laksana kepala dalam tubuh. Apabila kesabaran telah lenyap maka lenyap pulalah keimanan.” (HR. Baihaqi).

Walaupun secara sanad, atsar ini dinilai lemah, namun secara makna bisa diterima. Hal itu dikarenakan cakupan sabar yang demikian luas dalam Islam. la mencakup sikap seorang hamba dalam menghadapi berbagai perintah dan larangan serta berbagai keadaan yang dialami manusia di dalam kehidupan, di saat senang maupun susah.

Al-Quran membahasakannya dengan istilah “sabar yang baik”,
Allah SWT berfirman, “Maka bersabarlah kamu dengan sabar yang baik.” (QS. Al-Ma’aarij [70]: 5).

Oleh karena itu, marilah kita mulai dari diri kita sendiri untuk senantiasa berlatih sabar. Yakni, dengan komitmen sebagai seorang hamba untuk selalu mengikuti apa yang dikehendaki oleh Allah SWT; selalu berjalan sesuai dengan perintah-Nya.

Inilah yang disebut sabar ma’allah, tingkatan sabar yang paling tinggi dan paling sulit. Dan Allah selalu bersama dengan orang-orang yang sabar (Al-Baqarah [2]: 153).

Related Posts with Thumbnails



Related Articles


8 Comments »

  1. Subhanallah.. Setiap artikelnya bagus2. Saya selalu share di setiap status/notes saya. Maka saya mohon maaf, dan saya tetap ingin selalu share keindahan artikelnya. Tetep izin share ya.. jazakumullah khairan katsiraa..

    Comment by yani — 6 February 2010 @ 11:47 pm

  2. Silahkan di-share atau disebarluaskan, selama diniatkan untuk ikut melakukan syiar dan dakwah islam, dipersilahkan ko, dianjurkan malah :)
    semoga Allah selalu melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya bagi kita semua. Amiiin.

    Comment by unduk — 10 February 2010 @ 2:48 pm

  3. jazaa kumullah

    Comment by ipul — 19 August 2010 @ 4:21 am

  4. sabar…sabar…sabar….

    Comment by novie — 1 January 2011 @ 6:40 am

  5. masyallah, terimakasih ya saudaraku,…
    alhamdulillah ketika hati sedang dalam suasana emosi, pas baca artikel antum amarah dihati ana sedikit terhapus,….

    smoga allah mempertebal sikap sabar dihati ku,….
    memang klau kita tidak mengingatNya maka emosi makin menguasai dirikita.

    uhhhhhfffffff. banyak2 beristiqfar.

    Comment by syawal — 4 January 2011 @ 9:10 am

  6. gw lagi ng sabar nich
    rasa nya susah nafas aja sekarang
    huhhhhh
    tuhan beri hamba kesabaran

    Comment by rina — 2 February 2012 @ 12:55 pm

  7. thanks tulisannya sangat bermamfaat tuk pribadi n dakwah

    Comment by siti asiah — 21 February 2012 @ 2:31 pm

  8. Saya cukup tertarik dengan artikel ini,maaf sebelumnya apabila sebagian dari kata kata artikel ini saya cofy.tks

    Comment by abeng — 9 June 2012 @ 1:19 pm

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment