 |
| 1. |
Hai orang-orang yang beriman, penuhilah aqad-aqad itu. Dihalalkan bagimu binatang-binatang ternak, kecuali yang akan dibacakan kepadamu. (Yang demikian itu) dengan tidak menghalalkan berburu ketika kamu sedang mengerjakan haji. Sesungguhnya Allah menetapkan hukum-hukum menurut yang dikehendaki-Nya. |
|
 |
| 2. |
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu melanggar syiar-syiar Allah, dan jangan melanggar kehormatan bulan-bulan haram, jangan (mengganggu) binatang-binatang had-ya, dan binatang-binatang qalaa-id, dan jangan (pula) mengganggu orang-orang yang mengunjungi Baitullah sedang mereka mencari karunia dan keredhaan dari Rabbnya dan apabila kamu telah menyelesaikan ibadah haji, maka bolehlah berburu. Dan janganlah sekali-kali kebencian(mu) kepada sesuatu kaum karena mereka menghalang-halangi kamu dari Masjidil Haram, mendorong kamu berbuat aniaya (kepada mereka). Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan taqwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertaqwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya. |
|
 |
| 3. |
Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang terpukul, yang jatuh, yang ditanduk, yang diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala. Dan (diharamkan juga) mengundi nasib dengan anak panah, (mengundi nasib dengan anak panah itu) adalah kefasikan. Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu dan telah Ku-cukupkan kepadamu nimat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agamamu. Maka barangsiapa terpaksa karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa,sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. |
|
 |
| 4. |
Mereka menanyakan kepadamu: Apakah yang dihalalkan bagi mereka?. Katakanlah: Dihalalkan bagimu yang baik-baik dan (buruan yang ditangkap) oleh binatang-binatang buas yang telah kamu ajarkan dengan melatihnya untuk berburu, kamu mengajarnya menurut apa yang telah diajarkan Allah kepadamu, maka makanlah dari apa yang ditangkapnya untukmu, dan sebutlah nama Allah atas binatang buas itu (waktu melepasnya). Dan bertaqwalah kepada Allah sesungguhnya Allah amat cepat hisab-Nya. |
|
 |
| 5. |
Pada hari ini dihalalkan bagimu yang baik-baik. Makanan (sembelihan) orang-orang yang diberikan Al-Kitab itu halal bagimu, dan makanan kamu halal pula bagi mereka. (Dan dihalalkan menikahi) wanita-wanita yang menjaga kehormatan di antara orang-orang yang diberi Al-Kitab sebelum kamu, bila kamu telah membayar maskawin mereka dengan maksud menikahinya, tidak dengan maksud berzina dan tidak (pula) menjadikan gundik-gundik. Barangsiapa yang kafir sesudah beriman (tidak menerima hukum-hukum Islam). Maka hapuslah amalannya dan ia di hari akhirat termasuk orang-orang merugi. |
|
 |
| 6. |
Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu, Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nimat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur. |
|
 |
| 7. |
Dan ingatlah karunia Allah kepadamu dan perjanjian-Nya yang telah diikat-Nya dengan kamu, ketika kamu mengatakan : Kami dengar dan kami taati. Dan bertaqwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui isi hati(mu). |
|
 |
| 8. |
Hai orang-orang yang beriman, hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada taqwa. Dan bertaqwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. |
|
 |
| 9. |
Allah telah menjanjikan kepada orang yang beriman dan beramal saleh, (bahwa) untuk mereka ampunan dan pahala yang besar. |
|
 |
| 10. |
Adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itu adalah penghuni neraka. |
|
 |
| 11. |
Hai orang-orang yang beriman, ingatlah kamu akan nimat Allah (yang diberikan Nya) kepadamu, diwaktu suatu kaum bermaksud hendak menggerakkan tangannya kepada mu (untuk berbuat jahat), maka Allah menahan tangan mereka dari kamu. Dan bertaqwalah kepada Allah, dan hanya kepada Allah sajalah orang-orang mumin itu harus bertawakkal. |
|
 |
| 12. |
Dan sesungguhnya Allah telah mengambil perjanjian (dari) Bani Israil dan telah Kami angkat di antara mereka 12 orang pemimpin dan Allah berfirman : Sesungguhnya Aku beserta kamu, sesungguhnya jika kamu mendirikan shalat dan menunaikan zakat serta beriman kepada rasul-rasul-Ku dan kamu bantu mereka dan kamu pinjamkan kepada Allah pinjaman yang baik sesungguhnya Aku akan menghapus dosa-dosamu. Dan sesungguhnya kamu akan Ku-masukkan ke dalam surga yang mengalir didalamnya sungai-sungai. Maka barangsiapa yang kafir diantaramu sesudah itu, sesungguhnya ia telah tersesat dari jalan yang lurus |
|
 |
| 13. |
(Tetapi) karena mereka melanggar janjinya, Kami kutuk mereka, dan kami jadikan hati mereka keras membatu. Mereka suka merobah perkataan (Allah) dari tempat-tempatnya, dan mereka (sengaja) melupakan sebagian dari apa yang mereka telah diperingatkan dengannya, dan kamu (Muhammad) senantiasa akan melihat kekhianatan dari mereka kecuali sedikit diantara mereka (yang tidak berkhianat), maka maafkanlah mereka dan biarkanlah mereka, sesungguhya Allah menyukai orang-orang berbuat baik. |
|
 |
| 14. |
Dan diantara orang-orang yang mengatakan: Sesungguhnya kami orang-orang Nasrani, ada yang telah kami ambil perjanjian mereka, tetapi mereka (sengaja) melupakan sebagian dari apa yang mereka telah diberi peringatan dengannya; maka Kami timbulkan diantara mereka permusuhan dan kebencian sampai hari kiamat. Dan kelak Allah akan memberitakan kepada mereka apa yang selalu mereka kerjakan. |
|
 |
| 15. |
Hai ahli kitab, sesungguhnya telah datang kepadamu Rasul Kami, menjelaskan kepadamu banyak dari isi Al-Kitab yang kamu sembunyikan, dan banyak (pula yang) dibiarkannya. Sesungguhnya telah datang kepadamu cahaya dari Allah, dan kitab yang menerangkan. |
|
 |
| 16. |
Dengan kitab itulah Allah menunjuki orang-orang yang mengikuti keredhaan-Nya ke jalan keselamatan, dan (dengan kitab itu pula) Allah mengeluarkan orang-orang itu dari gelap gulita kepada cahaya yang terang benderang dengan seizin-Nya, dan menunjuki mereka ke jalan yang lurus. |
|
 |
| 17. |
Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata : Sesungguhnya Allah itu adalah Al-Masih putera Maryam. Katakanlah: Maka siapakah (gerangan) yang dapat menghalang-halangi kehendak Allah, jika Dia hendak membinasakan Al-Masih putera Maryam itu beserta ibunya dan seluruh orang-orang berada di bumi semuanya? Kepunyaan Allah kerajaan langit dan bumi dan apa yang diantara keduanya; Dia menciptakan apa yang dikendaki-Nya. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. |
|
 |
| 18. |
Orang-orang Yahudi dan Nasrani mengatakan: Kami ini adalah anak-anak Allah dan kekasih-kekasih-Nya. Katakanlah: Maka mengapa Allah menyiksa kamu karena dosa-dosamu? (Kamu bukanlah anak-anak Allah dan kekasih-kekasih-Nya), tetapi kamu adalah manusia (biasa) diantara orang-orang yang diciptakan-Nya. Dia mengampuni bagi siapa yang dikehendaki-Nya dan menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya. Dan kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi serta apa yang ada di antara keduanya. Dan kepada Allah-lah kembali (segala sesuatu). |
|
 |
| 19. |
Hai Ahli Kitab, sesungguhnya telah datang kepada kamu Rasul Kami, menjelaskan (syariat Kami) kepadamu ketika terputus (pengiriman) rasul-rasul, agar kamu tidak mengatakan: Tidak datang kepada kami baik seorang pembawa berita gembira maupun seorang pemberi peringatan. Sesungguhnya telah datang kepadamu pembawa berita gembira dan pemberi peringatan. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. |
|
 |
| 20. |
Dan (ingatlah), ketika Musa berkata kepada kaumnya: Hai kaumku, ingatlah nimat Allah atasmu ketika Dia mengangkat nabi-nabi diantaramu, dan jadikan-Nya kamu orang-orang merdeka, dan diberikan-Nya kepadamu apa yang belum pernah diberikan-Nya kepada seorangpun diantara umat-umat yang lain. |
|
[...] Al-Qur’an Online [...]
Pingback by Mimbar Jum’at » Poin Permintaan — 23 January 2009 @ 9:06 am
[...] surat Al baqaroh dan surat At Tiin, kemudian pangkat yang kedua yang diberikan Allah kepada manusia itu setelah [...]
Pingback by Mimbar Jum’at » Sifat Manusia Bisa Lebih Hina dari Mahluk Lain — 25 January 2009 @ 8:55 pm
Waahh Alquran Online…
Jadi inget dulu cariin ade aku salah satu surah, karena males buka alquran jadinya search di Inet dan ga taunya emang ada.
Nice Post jadi lebih mudah lagi search nya
Comment by shinta — 30 January 2009 @ 11:24 am
[...] SWT “Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku” (QS. Adz-Dzaariyaat: [...]
Pingback by Mimbar Jum’at » Sesuai Fitrah-Nya — 31 January 2009 @ 3:15 pm
[...] dan termasuk kategori dosa besar. Para pezina yang masih bujang dihukum cambuk delapan puluh kali (QS. An-Nuur: 4), dan yang sudah menikah ditempari batu 100 kali, alias mati. Sabda nabi Saw, “Tidak halal [...]
Pingback by Mimbar Jum’at » Prostitusi — 31 January 2009 @ 4:09 pm
[...] Dan bertaqwalah , kepada Allah, karena sesungguhnya Allah sangat berat siksanya” (Q.S.Al-Maidah: [...]
Pingback by Mimbar Jum’at » Sendi Bertetangga — 1 February 2009 @ 4:28 pm
[...] kami tenggelamkan (Fir’aun) dan pengikut-pengikutnya sedang kamu sendiri menyaksikan” (QS Al Baqarah [2]: [...]
Pingback by Mimbar Jum’at » Karakter Yahudi — 2 February 2009 @ 9:17 am
[...] apa yang tidak mereka harapkan. Dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha bijaksana“. (Surat 4/An Nisaa’, ayat [...]
Pingback by Mimbar Jum’at » Jangan Menyerah kepada Israel — 2 February 2009 @ 3:37 pm
[...] sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan“. (QS. Al-Anbiya [21]: [...]
Pingback by Mimbar Jum’at » Husnul Khatimah — 3 February 2009 @ 12:29 am
[...] Al-Qur’an Online [...]
Pingback by Mimbar Jum’at » Pengaturan Allah — 3 February 2009 @ 11:13 am
[...] Dapat ditambahkan bahwa Al Qur’an menegaskan: “Dan barang siapa yang memelihara seorang manusia maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya.” (QS. Al-Baqarah:32). [...]
Pingback by Pro Kontra Hukum Rokok | Mimbar Jum’at — 7 February 2009 @ 5:01 pm
Bisa di jadiin referensi klo mo baca Al-Qur’an waktu OL.
Terima kasih.
Comment by putra — 29 March 2009 @ 1:32 pm
[...] Allah. Makajanganlah kamu menyembah seseorangpun di dalamnya di samping (menyembah) Allah”. (QS. Jin [72]: [...]
Pingback by Optimalisasi Peran Masjid | Mimbar Jum’at — 15 April 2009 @ 3:35 pm
[...] ayat: “Mereka akan terus berselisih kecuali orang yang dirahmati oleh Allah SWT ” (QS. Hud : 118 - 119). Juga membaca, “Sesungguhnya ketentuan Allah pasti berlaku” (QS Al-Ahzab: [...]
Pingback by Kesaksian Iblis | Mimbar Jum’at — 17 August 2009 @ 3:02 pm
[...] Al-Qur’an Online [...]
Pingback by Kiat-kiat Menghidupkan Bulan Ramadhan | Mimbar Jum’at — 20 August 2009 @ 8:16 am
[...] apa yang kamu khilaf padanya, tetapi (yang ada dosanya) adalah yang disengaja dihatimu“. (QS. al-Ahzab : [...]
Pingback by Panduan Singkat Berpuasa Ramadhan | Mimbar Jum’at — 23 August 2009 @ 2:15 pm
[...] agar kamu bertakwa, (yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu (ayyam ma’duudaat).” (QS. Al-baqarah [2]: [...]
Pingback by Puasa Untuk Kebajikan Sosial | Mimbar Jum’at — 3 September 2009 @ 9:31 pm
[...] kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu.” (QS Ali Imran [3]: [...]
Pingback by Keajaiban Kasih Sayang | Mimbar Jum’at — 5 September 2009 @ 9:20 pm
[...] Al-Qur’an Online [...]
Pingback by Pemimpin yang Amanah | Mimbar Jum’at — 10 September 2009 @ 8:45 am
[...] yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat ” (QS. Al-Mujaadilah[58]: [...]
Pingback by Pengetahuan | Mimbar Jum’at — 17 September 2009 @ 6:19 am
[...] Allah SWT berfirman, “Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu adalah mereka yang apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka (karenanya) dan kepada Tuhanlah mereka bertawakkal …“. (QS. Al-Anfaal[8]:2). [...]
Pingback by Iman | Mimbar Jum’at — 1 October 2009 @ 2:10 pm
[...] amanah itu. Mereka khawatir akan mengkhianatinya. Dan, dipikullah amanah itu oleh manusia” (QS. Al-Ahzab [33]: [...]
Pingback by Amanah Publik | Mimbar Jum’at — 3 October 2009 @ 11:02 am
[...] musibah dengan kesabaran. “Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Baqarah [2]: 153). Wallahu [...]
Pingback by Jangan Bersedih | Mimbar Jum’at — 8 October 2009 @ 9:46 pm
[...] Al-Qur’an Online [...]
Pingback by Optimalisasi Potensi Zakat | Mimbar Jum’at — 10 October 2009 @ 10:21 pm
[...] hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, (maka (jawablah) bahwasanya Aku adalah dekat.” (QS Al-Baqarah [2]: [...]
Pingback by Menuju Pintu Ampunan Allah | Mimbar Jum’at — 15 October 2009 @ 12:33 am
[...] Adakalanya musibah yang menimpa adalah akibat dari dosa yang diperbuat manusia (QS asy-Syura [42]: 30). Karena itu, sudah seharusnya se-seorang yang terkena musibah segera bertobat kepada Allah SWT [...]
Pingback by Mewaspadai Datangnya Musibah Lain | Mimbar Jum’at — 16 October 2009 @ 9:07 am
[...] Demikian janji Allah kepada orang-orang yang selalu mengkikuti petunjuk-petunjuk-Nya dan bersabar (QS. Al-Maidah [5]: 69, QS. Ali Imran [3]: 120, QS. Al-Ahqaf [46]: [...]
Pingback by Usaha dan Doa | Mimbar Jum’at — 17 October 2009 @ 10:30 pm
[...] Al-Qur’an Online [...]
Pingback by Hidup Bermakna | Mimbar Jum’at — 17 October 2009 @ 10:35 pm
[...] Al-Qur’an Online [...]
Pingback by Nadziran | Mimbar Jum’at — 17 October 2009 @ 10:37 pm
[...] dan orang kafir berkata,”Alangkah baiknya sekiranya aku dahulu adalah tanah”. (QS Annabaa [78]: [...]
Pingback by Menjadi Manusiawi | Mimbar Jum’at — 17 October 2009 @ 10:39 pm
[...] Melaksanakan sunnah Rasulullah SAW sangat penting bagi kehidupan seorang muslim, baik dalam hal ibadah maupun muamalah (hablum minallahi wa hablum minannasi). Allah SWT menyatakan dalam firman-Nya,”…Apa yang diberikan Rasul kepadamu maka terimalah dia. Dan apa yang dilarangnya bagimu maka tinggalkanlah dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah sangat keras hukuman-Nya “. (QS. Al-Hasyr[59]:7). [...]
Pingback by Sunnah Rasul | Mimbar Jum’at — 17 October 2009 @ 10:41 pm
[...] sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri……… ” (QS.Ar Rad: [...]
Pingback by Menyikapi Perubahan | Mimbar Jum’at — 17 October 2009 @ 10:47 pm
[...] dalam kehi-dupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya.” (QS. Al kahfi [18]: [...]
Pingback by Orientasi Ibadah | Mimbar Jum’at — 17 October 2009 @ 10:57 pm
[...] memikulnya. Manusia mampu memikulnya dengan dua syarat, yaitu tak bersifat zalim dan bodoh. (QS. Al-Ahzab [33]: [...]
Pingback by Amanat Jabatan | Mimbar Jum’at — 22 October 2009 @ 9:23 pm
[...] perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya.” (QS. Al-Isra [17] ayat [...]
Pingback by Anggota Kabinet yang Kritis | Mimbar Jum’at — 24 October 2009 @ 5:22 pm
[...] (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan, Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. At Taubah [9]: [...]
Pingback by Kunci Keberkahan Harta | Mimbar Jum’at — 28 October 2009 @ 9:05 pm
Mohon ijin u copy paste sbagian ayat dari Al qur’an..
Semoga bermanfaat u semuanya..
Jazakumullahu khoiron…
Comment by fulannah — 1 November 2009 @ 8:11 pm
Silahkan di sebarluaskan dengan tujuan syiar dan dakwah islam. Semoga Allah meridhoi segala amal ibadah kita.
Amiiinnn.
Comment by unduk — 1 November 2009 @ 9:09 pm
[...] beberapa rasul sebelummu dan Kami memberikan kepada mereka istri-istri dan keturunan.” (Ar-Rad: [...]
Pingback by Bila Buah Hati tak Kunjung Hadir | Mimbar Jum’at — 2 November 2009 @ 1:45 am
[...] Lalu, Allah SWT menjawab, “Janji-Ku (ini) tidak mengenai orang yang zalim.” (QS. Al-Baqarah [2]: [...]
Pingback by Prestasi Bukan Prestise | Mimbar Jum’at — 4 November 2009 @ 10:41 pm
[...] jika dilakukan akan berakibat kehancuran serta kerusakan hidup (QS. Al-Baqarah [2]: 275 dan QS. Ar-Rum [30]: [...]
Pingback by Antara Riba dan Zakat | Mimbar Jum’at — 11 November 2009 @ 5:42 pm
[...] kami (bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan)’.” [QS. al-A'raf (7): [...]
Pingback by Hakikat Kemanusiaan Kita | Mimbar Jum’at — 17 November 2009 @ 12:55 am
[...] bertindak yang benar, dan akan hilang pula kepercayaan dirinya (perhatikan firman Allah SWT dalam QS An-Nisa’ [4]: [...]
Pingback by Amanah vs Khianat | Mimbar Jum’at — 18 November 2009 @ 2:34 pm
[...] tidak membeda-bedakan antara seorangpun dari rasul-rasul-Nya…“. (Surat 2/Al Baqarah, [...]
Pingback by Kisah Nabi Daud | Mimbar Jum’at — 21 November 2009 @ 1:10 am
[...] orang-orang yang menyucikan jiwa itu, dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya ” (QS. Asy-Syams: [...]
Pingback by Aroma Dosa | Mimbar Jum’at — 6 December 2009 @ 12:44 am
[...] : “Sesungguhnya orang-orang. yang berhati-hati karena takut akan (azab) Tuhan mereka ” (QS. Al Mukminun : [...]
Pingback by Mukhlish | Mimbar Jum’at — 6 December 2009 @ 12:48 am
[...] : “Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa berada dalam surga yang penuh kenikmatan ” (QS. Ath Thuur: [...]
Pingback by Berbuah Taqwa | Mimbar Jum’at — 6 December 2009 @ 12:53 am
[...] gambaran dalam surah Al Hujuraat ayat 14, ketika orang-orang Arab Badui mengakui “telah beriman”, tetapi Nabi [...]
Pingback by Tiga Serangkai | Mimbar Jum’at — 6 December 2009 @ 1:04 am
[...] kejayaan Islam dulu yang mendapat julukan “khoiru ummah”, umat yang terbaik. Di dalam Al qur’an surat Ali Imran ayat 110 menjelaskan tentang umat yang terbaik dengan melakukan amal ma’ruf dan mencegah yang [...]
Pingback by Kemunduran Umat Islam | Mimbar Jum’at — 6 December 2009 @ 1:07 am
[...] dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan” (QS. Ali Imran [3]: 133-134). Bookmark this on Delicious Related ArticlesMemihak RakyatUkhuwahKeuntunganBerawal [...]
Pingback by Hadiah | Mimbar Jum’at — 6 December 2009 @ 1:08 am
[...] “sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.” (QS. At-Tiin: [...]
Pingback by Syirik | Mimbar Jum’at — 6 December 2009 @ 1:12 am
[...] tidak dapat, sesungguhnya neraka itu adalah api yang bergolak, yang mengelupas kulit kepala (QS. Al-Ma’arij [70]: [...]
Pingback by Hakikat Neraka | Mimbar Jum’at — 6 December 2009 @ 1:16 am
Subhanallah…dengan adanya Al Qur’an online semakin mudahnya kita mengakses dan memahami kandungan dari Lauh Mahfudz ini. Semoga diberi berkah dan selalu dijaga oleh Allah SWT…amien
Comment by M.D.Himawan — 15 December 2009 @ 1:05 am
[...] Kedua, masjid mengajarkan kebebasan. Yaitu, kebebasan hati di mana kaum Muslimin hanya tunduk kepada Allah SWT, berdoa kepada-Nya, tanpa menyekutukan-Nya. Firman Allah, “Dan sesungguhnya masjid-masjid itu adalah kepunyaan Allah. Maka, janganlah kamu menyembah seorang pun di dalamnya kecuali menyembah Allah.” (QS. Al Jin [72]:18). [...]
Pingback by Belajar Dari Masjid | Mimbar Jum’at — 16 December 2009 @ 9:36 pm
[...] turunnya ayat ke 159 surat Ali Imran adalah seusai terjadi Perang Uhud, dimana pasukan musyrik Quraisy yang memutar jalan berhasil [...]
Pingback by Lembut Hati | Mimbar Jum’at — 18 December 2009 @ 1:01 am
[...] kebencian kalian kepada sekelompok orang, mendorong kalian berlaku tidak adil.” (QS. Al-Maidah [5]: [...]
Pingback by Menjaga Objektivitas | Mimbar Jum’at — 22 December 2009 @ 9:47 pm
[...] tersebut seraya memperingatkan manusia agar tidak melanggar asas keseimbangan tersebut (QS. Ar-Rahman [55]: [...]
Pingback by Bercermin Pada Sungai | Mimbar Jum’at — 23 December 2009 @ 10:46 pm
[...] Al-Qur’an Online [...]
Pingback by Monopoli Tafsir | Mimbar Jum’at — 18 January 2010 @ 10:05 pm
[...] di antara kamn di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu …“ (QS. Al-Hujurat [49]: [...]
Pingback by Waladun Shaleh | Mimbar Jum’at — 29 January 2010 @ 12:51 am
[...] dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok….” (QS. Al-Hasyr: [...]
Pingback by Memilih Esok di Hari Ini | Mimbar Jum’at — 14 February 2010 @ 9:36 pm
[...] hanya mengingatlah Allah akan mendapatkan suatu ketenangan dan kebahagiaan“. Dalam al qur’an surat Thaaha ayat 124 yang artinya “Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya [...]
Pingback by Hakekat Suatu Kebahagiaan | Mimbar Jum’at — 23 February 2010 @ 2:31 pm
saya baru tahu situs ini, semoga saya selalu ingat untuk silahturahmi ke sini
salam dari kalimantan tengah
Comment by budies — 24 February 2010 @ 8:43 pm
[...] Sebagaimana firman-Nya, “Ingatlah dengan dzikir mengingati Allah, hati akan tenteram.” (QS Ar Ra’d: [...]
Pingback by Menggapai Ketenangan Hidup | Mimbar Jum’at — 25 February 2010 @ 4:54 pm
[...] dengan kebakhilan. “Dan sungguh dia sangat bakhil karena cintanya kepada harta” (QS. Al-Adiyat: 8). Dia sewa sepasukan bodyguard untuk melindunginya dari sentuhan kaum dhuafa. Belum cukup [...]
Pingback by Kaya Untuk Miskin | Mimbar Jum’at — 13 March 2010 @ 9:13 pm
[...] dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin ?“. (Al-Maaidah: [...]
Pingback by Intervensi Manusia Terhadap Sunatullah | Mimbar Jum’at — 21 March 2010 @ 10:56 pm
[...] nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia lah Pemberi rezki yang sebaik-baiknya “. (QS. Saba’[34]: [...]
Pingback by Kewajiban Terhadap Harta | Mimbar Jum’at — 7 April 2010 @ 10:25 am
[...] pertolongan Allah?” Ingatlah, Sesungguhnya pertolongan Allah itu Amat dekat “. (Al-Baqarah: [...]
Pingback by Musibah Sebagai Ujian Keimanan | Mimbar Jum’at — 17 April 2010 @ 5:17 pm
[...] Al-Qur’an Online unduk | Uncategorized | Wednesday, January 21st, 2009 [...]
Pingback by al-quran | Marlons — 8 July 2010 @ 11:13 pm