 |
| 1. |
Hai Nabi, bertaqwalah kepada Allah dan janganlah kamu menuruti (keinginan) orang-orang kafir dan orang-orang munafik. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana, |
|
 |
| 2. |
dan ikutilah apa yang diwahyukan Rabbmu kepadamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. |
|
 |
| 3. |
dan bertaqwalah kepada Allah. Dan cukuplah Allah sebagai Pemelihara. |
|
 |
| 4. |
Allah sekali-kali tidak menjadikan bagi seseorang dua buah hati dalam rongganya; dan Dia tidak menjadikan istri-istrimu yang kamu zhihar itu sebagai ibumu, dan Dia tidak menjadikan anak-anak angkatmu sebagai anak kandungmu (sendiri). Yang demikian itu hanyalah perkataanmu di mulutmu saja. Dan Allah mengatakan yang sebenarnya dan Dia menunjukkan jalan (yang benar). |
|
 |
| 5. |
Panggillah mereka (anak-anak angkat itu) dengan (memakai) nama bapak-bapak mereka; itulah yang lebih adil pada sisi Allah, dan jika kamu tidak mengetahui bapak-bapak mereka, maka (panggilah mereka sebagai) saudara-saudaramu seagama dan maula-maulamu. Dan tidak ada dosa atasmu terhadap apa yang kamu khilaf padanya, tetapi (yang ada dosanya) apa yang disengaja oleh hatimu. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. |
|
 |
| 6. |
Nabi itu (hendaknya) lebih utama bagi orang-orang mumin dari diri mereka sendiri dan isteri-isterinya adalah ibu-ibu mereka. Dan orang-orang yang mempunyai hubungan darah satu sama lain lebih berhak (waris mewarisi) di dalam Kitab Allah daripada orang-orang mumin dan orang-orang Muhajirin, kecuali kalau kamu mau berbuat baik kepada saudara-saudaramu (seagama). Adalah yang demikian itu telah tertulis di dalam Kitab (Allah). |
|
 |
| 7. |
Dan (ingatlah) ketika Kami mengambil perjanjian dari nabi-nabi dan dari kamu (sendiri), dari Nuh, Ibrahim, Musa dan Isa putera Maryam, dan Kami telah mengambil dari mereka perjanjian yang teguh, |
|
 |
| 8. |
agar Dia menanyakan kepada orang-orang yang benar tentang kebenaran mereka dan Dia menyediakan bagi orang-orang kafir siksa yang pedih. |
|
 |
| 9. |
Hai orang-orang yang beriman, ingatlah akan nimat Allah (yang telah dikurniakan) kepadamu ketika datang kepadamu tentara-tentara, lalu Kami kirimkan kepada mereka angin topan dan tentara yang tidak dapat kamu melihatnya. Dan adalah Allah Maha Melihat akan apa yang kamu kerjakan. |
|
 |
| 10. |
(Yaitu) ketika mereka datang kepadamu dari atas dan dari bawahmu, dan ketika tidak tetap lagi penglihatan (mu) dan hatimu naik menyesak sampai ke tenggorokan dan kamu menyangka terhadap Allah dengan bermacam-macam purbasangka. |
|
 |
| 11. |
Di situlah diuji orang-orang mumin dan digoncangkan (hatinya) dengan goncangan yang sangat. |
|
 |
| 12. |
Dan (ingatlah) ketika orang-orang munafik dan orang-orang yang berpenyakit dalam hatinya berkata: Allah dan Rasul-Nya tidak menjanjikan kepada kami melainkan tipu daya. |
|
 |
| 13. |
Dan (ingatlah) ketika segolongan di antara mereka berkata: Hai penduduk Yatsrib (Madinah), tidak ada tempat bagimu, maka kembalilah kamu. Dan sebagian dari mereka minta izin kepada Nabi (untuk kembali pulang) dengan berkata: Sesungguhnya rumah-rumah kami terbuka (tidak ada penjaga). Dan rumah-rumah itu sekali-kali tidak terbuka, mereka tidak lain hanyalah hendak lari. |
|
 |
| 14. |
Kalau (Yatsrib) diserang dari segala penjuru, kemudian diminta kepada mereka supaya murtad, niscaya mereka mengerjakannya; dan mereka tiada akan menunda untuk murtad itu melainkan dalam waktu yang singkat. |
|
 |
| 15. |
Dan sesungguhnya mereka sebelum itu telah berjanji kepada Allah: Mereka tidak akan berbalik ke belakang (mundur). Dan adalah perjanjian dengan Allah akan diminta pertanggungan jawabnya. |
|
 |
| 16. |
Katakanlah: Lari itu sekali-kali tidaklah berguna bagimu, jika kamu melarikan diri dari kematian atau pembunuhan, dan jika (kamu terhindar dari kematian) kamu tidak juga akan mengecap kesenangan kecuali sebentar saja. |
|
 |
| 17. |
Katakanlah: Siapakah yang dapat melindungi kamu dari (takdir) Allah jika Dia menghendaki bencana atasmu atau menghendaki rahmat untuk dirimu? Dan orang-orang munafik itu tidak memperoleh bagi mereka pelindung dan penolong selain Allah. |
|
 |
| 18. |
Sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang menghalang-halangi di antara kamu dan orang-orang yang berkata kepada saudara-saudaranya: Marilah kepada kami. Dan mereka tidak mendatangi peperangan melainkan sebentar. |
|
 |
| 19. |
Mereka bakhil terhadapmu, apabila datang ketakutan (bahaya), kamu lihat mereka itu memandang kepadamu dengan mata yang terbalik-balik seperti orang yang pingsan karena akan mati, dan apabila ketakutan telah hilang, mereka mencaci kamu dengan lidah yang tajam, sedang mereka bakhil untuk berbuat kebaikan. Mereka itu tidak beriman, maka Allah menghapuskan (pahala) amalnya. Dan yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. |
|
 |
| 20. |
Mereka mengira (bahwa) golongan-golongan yang bersekutu itu belum pergi; dan jika golongan-golongan yang bersekutu itu datang kembali, niscaya mereka ingin berada di dusun-dusun bersama-sama orang Arab Badwi, sambil menanya-nanyakan tentang berita-beritamu. Dan sekiranya mereka berada bersama kamu, mereka tidak akan berperang, melainkan sebentar saja. |
|
RSS feed for comments on this post.
TrackBack URI
[...] Al-Qur’an Online [...]
Pingback by Mimbar Jum’at » Poin Permintaan — 23 January 2009 @ 9:06 am
[...] surat Al baqaroh dan surat At Tiin, kemudian pangkat yang kedua yang diberikan Allah kepada manusia itu setelah [...]
Pingback by Mimbar Jum’at » Sifat Manusia Bisa Lebih Hina dari Mahluk Lain — 25 January 2009 @ 8:55 pm
Waahh Alquran Online…
Jadi inget dulu cariin ade aku salah satu surah, karena males buka alquran jadinya search di Inet dan ga taunya emang ada.
Nice Post jadi lebih mudah lagi search nya
Comment by shinta — 30 January 2009 @ 11:24 am
[...] SWT “Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku” (QS. Adz-Dzaariyaat: [...]
Pingback by Mimbar Jum’at » Sesuai Fitrah-Nya — 31 January 2009 @ 3:15 pm
[...] dan termasuk kategori dosa besar. Para pezina yang masih bujang dihukum cambuk delapan puluh kali (QS. An-Nuur: 4), dan yang sudah menikah ditempari batu 100 kali, alias mati. Sabda nabi Saw, “Tidak halal [...]
Pingback by Mimbar Jum’at » Prostitusi — 31 January 2009 @ 4:09 pm
[...] Dan bertaqwalah , kepada Allah, karena sesungguhnya Allah sangat berat siksanya” (Q.S.Al-Maidah: [...]
Pingback by Mimbar Jum’at » Sendi Bertetangga — 1 February 2009 @ 4:28 pm
[...] kami tenggelamkan (Fir’aun) dan pengikut-pengikutnya sedang kamu sendiri menyaksikan” (QS Al Baqarah [2]: [...]
Pingback by Mimbar Jum’at » Karakter Yahudi — 2 February 2009 @ 9:17 am
[...] apa yang tidak mereka harapkan. Dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha bijaksana“. (Surat 4/An Nisaa’, ayat [...]
Pingback by Mimbar Jum’at » Jangan Menyerah kepada Israel — 2 February 2009 @ 3:37 pm
[...] sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan“. (QS. Al-Anbiya [21]: [...]
Pingback by Mimbar Jum’at » Husnul Khatimah — 3 February 2009 @ 12:29 am
[...] Al-Qur’an Online [...]
Pingback by Mimbar Jum’at » Pengaturan Allah — 3 February 2009 @ 11:13 am
[...] Dapat ditambahkan bahwa Al Qur’an menegaskan: “Dan barang siapa yang memelihara seorang manusia maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya.” (QS. Al-Baqarah:32). [...]
Pingback by Pro Kontra Hukum Rokok | Mimbar Jum’at — 7 February 2009 @ 5:01 pm
Bisa di jadiin referensi klo mo baca Al-Qur’an waktu OL.
Terima kasih.
Comment by putra — 29 March 2009 @ 1:32 pm
[...] Allah. Makajanganlah kamu menyembah seseorangpun di dalamnya di samping (menyembah) Allah”. (QS. Jin [72]: [...]
Pingback by Optimalisasi Peran Masjid | Mimbar Jum’at — 15 April 2009 @ 3:35 pm
[...] ayat: “Mereka akan terus berselisih kecuali orang yang dirahmati oleh Allah SWT ” (QS. Hud : 118 - 119). Juga membaca, “Sesungguhnya ketentuan Allah pasti berlaku” (QS Al-Ahzab: [...]
Pingback by Kesaksian Iblis | Mimbar Jum’at — 17 August 2009 @ 3:02 pm
[...] Al-Qur’an Online [...]
Pingback by Kiat-kiat Menghidupkan Bulan Ramadhan | Mimbar Jum’at — 20 August 2009 @ 8:16 am
[...] apa yang kamu khilaf padanya, tetapi (yang ada dosanya) adalah yang disengaja dihatimu“. (QS. al-Ahzab : [...]
Pingback by Panduan Singkat Berpuasa Ramadhan | Mimbar Jum’at — 23 August 2009 @ 2:15 pm
[...] agar kamu bertakwa, (yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu (ayyam ma’duudaat).” (QS. Al-baqarah [2]: [...]
Pingback by Puasa Untuk Kebajikan Sosial | Mimbar Jum’at — 3 September 2009 @ 9:31 pm
[...] kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu.” (QS Ali Imran [3]: [...]
Pingback by Keajaiban Kasih Sayang | Mimbar Jum’at — 5 September 2009 @ 9:20 pm
[...] Al-Qur’an Online [...]
Pingback by Pemimpin yang Amanah | Mimbar Jum’at — 10 September 2009 @ 8:45 am
[...] yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat ” (QS. Al-Mujaadilah[58]: [...]
Pingback by Pengetahuan | Mimbar Jum’at — 17 September 2009 @ 6:19 am
[...] Allah SWT berfirman, “Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu adalah mereka yang apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka (karenanya) dan kepada Tuhanlah mereka bertawakkal …“. (QS. Al-Anfaal[8]:2). [...]
Pingback by Iman | Mimbar Jum’at — 1 October 2009 @ 2:10 pm
[...] amanah itu. Mereka khawatir akan mengkhianatinya. Dan, dipikullah amanah itu oleh manusia” (QS. Al-Ahzab [33]: [...]
Pingback by Amanah Publik | Mimbar Jum’at — 3 October 2009 @ 11:02 am
[...] musibah dengan kesabaran. “Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Baqarah [2]: 153). Wallahu [...]
Pingback by Jangan Bersedih | Mimbar Jum’at — 8 October 2009 @ 9:46 pm
[...] Al-Qur’an Online [...]
Pingback by Optimalisasi Potensi Zakat | Mimbar Jum’at — 10 October 2009 @ 10:21 pm
[...] hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, (maka (jawablah) bahwasanya Aku adalah dekat.” (QS Al-Baqarah [2]: [...]
Pingback by Menuju Pintu Ampunan Allah | Mimbar Jum’at — 15 October 2009 @ 12:33 am
[...] Adakalanya musibah yang menimpa adalah akibat dari dosa yang diperbuat manusia (QS asy-Syura [42]: 30). Karena itu, sudah seharusnya se-seorang yang terkena musibah segera bertobat kepada Allah SWT [...]
Pingback by Mewaspadai Datangnya Musibah Lain | Mimbar Jum’at — 16 October 2009 @ 9:07 am
[...] Demikian janji Allah kepada orang-orang yang selalu mengkikuti petunjuk-petunjuk-Nya dan bersabar (QS. Al-Maidah [5]: 69, QS. Ali Imran [3]: 120, QS. Al-Ahqaf [46]: [...]
Pingback by Usaha dan Doa | Mimbar Jum’at — 17 October 2009 @ 10:30 pm
[...] Al-Qur’an Online [...]
Pingback by Hidup Bermakna | Mimbar Jum’at — 17 October 2009 @ 10:35 pm
[...] Al-Qur’an Online [...]
Pingback by Nadziran | Mimbar Jum’at — 17 October 2009 @ 10:37 pm
[...] dan orang kafir berkata,”Alangkah baiknya sekiranya aku dahulu adalah tanah”. (QS Annabaa [78]: [...]
Pingback by Menjadi Manusiawi | Mimbar Jum’at — 17 October 2009 @ 10:39 pm
[...] Melaksanakan sunnah Rasulullah SAW sangat penting bagi kehidupan seorang muslim, baik dalam hal ibadah maupun muamalah (hablum minallahi wa hablum minannasi). Allah SWT menyatakan dalam firman-Nya,”…Apa yang diberikan Rasul kepadamu maka terimalah dia. Dan apa yang dilarangnya bagimu maka tinggalkanlah dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah sangat keras hukuman-Nya “. (QS. Al-Hasyr[59]:7). [...]
Pingback by Sunnah Rasul | Mimbar Jum’at — 17 October 2009 @ 10:41 pm
[...] sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri……… ” (QS.Ar Rad: [...]
Pingback by Menyikapi Perubahan | Mimbar Jum’at — 17 October 2009 @ 10:47 pm
[...] dalam kehi-dupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya.” (QS. Al kahfi [18]: [...]
Pingback by Orientasi Ibadah | Mimbar Jum’at — 17 October 2009 @ 10:57 pm
[...] memikulnya. Manusia mampu memikulnya dengan dua syarat, yaitu tak bersifat zalim dan bodoh. (QS. Al-Ahzab [33]: [...]
Pingback by Amanat Jabatan | Mimbar Jum’at — 22 October 2009 @ 9:23 pm
[...] perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya.” (QS. Al-Isra [17] ayat [...]
Pingback by Anggota Kabinet yang Kritis | Mimbar Jum’at — 24 October 2009 @ 5:22 pm
[...] (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan, Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. At Taubah [9]: [...]
Pingback by Kunci Keberkahan Harta | Mimbar Jum’at — 28 October 2009 @ 9:05 pm
Mohon ijin u copy paste sbagian ayat dari Al qur’an..
Semoga bermanfaat u semuanya..
Jazakumullahu khoiron…
Comment by fulannah — 1 November 2009 @ 8:11 pm
Silahkan di sebarluaskan dengan tujuan syiar dan dakwah islam. Semoga Allah meridhoi segala amal ibadah kita.
Amiiinnn.
Comment by unduk — 1 November 2009 @ 9:09 pm
[...] beberapa rasul sebelummu dan Kami memberikan kepada mereka istri-istri dan keturunan.” (Ar-Rad: [...]
Pingback by Bila Buah Hati tak Kunjung Hadir | Mimbar Jum’at — 2 November 2009 @ 1:45 am
[...] Lalu, Allah SWT menjawab, “Janji-Ku (ini) tidak mengenai orang yang zalim.” (QS. Al-Baqarah [2]: [...]
Pingback by Prestasi Bukan Prestise | Mimbar Jum’at — 4 November 2009 @ 10:41 pm
[...] jika dilakukan akan berakibat kehancuran serta kerusakan hidup (QS. Al-Baqarah [2]: 275 dan QS. Ar-Rum [30]: [...]
Pingback by Antara Riba dan Zakat | Mimbar Jum’at — 11 November 2009 @ 5:42 pm
[...] kami (bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan)’.” [QS. al-A'raf (7): [...]
Pingback by Hakikat Kemanusiaan Kita | Mimbar Jum’at — 17 November 2009 @ 12:55 am
[...] bertindak yang benar, dan akan hilang pula kepercayaan dirinya (perhatikan firman Allah SWT dalam QS An-Nisa’ [4]: [...]
Pingback by Amanah vs Khianat | Mimbar Jum’at — 18 November 2009 @ 2:34 pm
[...] tidak membeda-bedakan antara seorangpun dari rasul-rasul-Nya…“. (Surat 2/Al Baqarah, [...]
Pingback by Kisah Nabi Daud | Mimbar Jum’at — 21 November 2009 @ 1:10 am
[...] orang-orang yang menyucikan jiwa itu, dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya ” (QS. Asy-Syams: [...]
Pingback by Aroma Dosa | Mimbar Jum’at — 6 December 2009 @ 12:44 am
[...] : “Sesungguhnya orang-orang. yang berhati-hati karena takut akan (azab) Tuhan mereka ” (QS. Al Mukminun : [...]
Pingback by Mukhlish | Mimbar Jum’at — 6 December 2009 @ 12:48 am
[...] : “Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa berada dalam surga yang penuh kenikmatan ” (QS. Ath Thuur: [...]
Pingback by Berbuah Taqwa | Mimbar Jum’at — 6 December 2009 @ 12:53 am
[...] gambaran dalam surah Al Hujuraat ayat 14, ketika orang-orang Arab Badui mengakui “telah beriman”, tetapi Nabi [...]
Pingback by Tiga Serangkai | Mimbar Jum’at — 6 December 2009 @ 1:04 am
[...] kejayaan Islam dulu yang mendapat julukan “khoiru ummah”, umat yang terbaik. Di dalam Al qur’an surat Ali Imran ayat 110 menjelaskan tentang umat yang terbaik dengan melakukan amal ma’ruf dan mencegah yang [...]
Pingback by Kemunduran Umat Islam | Mimbar Jum’at — 6 December 2009 @ 1:07 am
[...] dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan” (QS. Ali Imran [3]: 133-134). Bookmark this on Delicious Related ArticlesMemihak RakyatUkhuwahKeuntunganBerawal [...]
Pingback by Hadiah | Mimbar Jum’at — 6 December 2009 @ 1:08 am
[...] “sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.” (QS. At-Tiin: [...]
Pingback by Syirik | Mimbar Jum’at — 6 December 2009 @ 1:12 am
[...] tidak dapat, sesungguhnya neraka itu adalah api yang bergolak, yang mengelupas kulit kepala (QS. Al-Ma’arij [70]: [...]
Pingback by Hakikat Neraka | Mimbar Jum’at — 6 December 2009 @ 1:16 am
Subhanallah…dengan adanya Al Qur’an online semakin mudahnya kita mengakses dan memahami kandungan dari Lauh Mahfudz ini. Semoga diberi berkah dan selalu dijaga oleh Allah SWT…amien
Comment by M.D.Himawan — 15 December 2009 @ 1:05 am
[...] Kedua, masjid mengajarkan kebebasan. Yaitu, kebebasan hati di mana kaum Muslimin hanya tunduk kepada Allah SWT, berdoa kepada-Nya, tanpa menyekutukan-Nya. Firman Allah, “Dan sesungguhnya masjid-masjid itu adalah kepunyaan Allah. Maka, janganlah kamu menyembah seorang pun di dalamnya kecuali menyembah Allah.” (QS. Al Jin [72]:18). [...]
Pingback by Belajar Dari Masjid | Mimbar Jum’at — 16 December 2009 @ 9:36 pm
[...] turunnya ayat ke 159 surat Ali Imran adalah seusai terjadi Perang Uhud, dimana pasukan musyrik Quraisy yang memutar jalan berhasil [...]
Pingback by Lembut Hati | Mimbar Jum’at — 18 December 2009 @ 1:01 am
[...] kebencian kalian kepada sekelompok orang, mendorong kalian berlaku tidak adil.” (QS. Al-Maidah [5]: [...]
Pingback by Menjaga Objektivitas | Mimbar Jum’at — 22 December 2009 @ 9:47 pm
[...] tersebut seraya memperingatkan manusia agar tidak melanggar asas keseimbangan tersebut (QS. Ar-Rahman [55]: [...]
Pingback by Bercermin Pada Sungai | Mimbar Jum’at — 23 December 2009 @ 10:46 pm
[...] Al-Qur’an Online [...]
Pingback by Monopoli Tafsir | Mimbar Jum’at — 18 January 2010 @ 10:05 pm
[...] di antara kamn di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu …“ (QS. Al-Hujurat [49]: [...]
Pingback by Waladun Shaleh | Mimbar Jum’at — 29 January 2010 @ 12:51 am
[...] dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok….” (QS. Al-Hasyr: [...]
Pingback by Memilih Esok di Hari Ini | Mimbar Jum’at — 14 February 2010 @ 9:36 pm
[...] hanya mengingatlah Allah akan mendapatkan suatu ketenangan dan kebahagiaan“. Dalam al qur’an surat Thaaha ayat 124 yang artinya “Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya [...]
Pingback by Hakekat Suatu Kebahagiaan | Mimbar Jum’at — 23 February 2010 @ 2:31 pm
saya baru tahu situs ini, semoga saya selalu ingat untuk silahturahmi ke sini
salam dari kalimantan tengah
Comment by budies — 24 February 2010 @ 8:43 pm
[...] Sebagaimana firman-Nya, “Ingatlah dengan dzikir mengingati Allah, hati akan tenteram.” (QS Ar Ra’d: [...]
Pingback by Menggapai Ketenangan Hidup | Mimbar Jum’at — 25 February 2010 @ 4:54 pm
[...] dengan kebakhilan. “Dan sungguh dia sangat bakhil karena cintanya kepada harta” (QS. Al-Adiyat: 8). Dia sewa sepasukan bodyguard untuk melindunginya dari sentuhan kaum dhuafa. Belum cukup [...]
Pingback by Kaya Untuk Miskin | Mimbar Jum’at — 13 March 2010 @ 9:13 pm
[...] dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin ?“. (Al-Maaidah: [...]
Pingback by Intervensi Manusia Terhadap Sunatullah | Mimbar Jum’at — 21 March 2010 @ 10:56 pm
[...] nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia lah Pemberi rezki yang sebaik-baiknya “. (QS. Saba’[34]: [...]
Pingback by Kewajiban Terhadap Harta | Mimbar Jum’at — 7 April 2010 @ 10:25 am
[...] pertolongan Allah?” Ingatlah, Sesungguhnya pertolongan Allah itu Amat dekat “. (Al-Baqarah: [...]
Pingback by Musibah Sebagai Ujian Keimanan | Mimbar Jum’at — 17 April 2010 @ 5:17 pm
[...] Al-Qur’an Online unduk | Uncategorized | Wednesday, January 21st, 2009 [...]
Pingback by al-quran | Marlons — 8 July 2010 @ 11:13 pm
[...] kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu.” (QS Ali Imran [3]: [...]
Pingback by makna kasih sayang — 28 July 2010 @ 1:42 pm
Alhamdulillah akhirnya ktemu juga nih surat.
Comment by anisa suci wahyuni — 5 August 2010 @ 1:03 pm
[...] mereka diganti Allah dengan kebaikan dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang “. (Al-Furqon: [...]
Pingback by Stop Pornografi dan Pornoaksi | Mimbar Jum’at — 5 August 2010 @ 1:12 pm
[...] hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku dekat“. (QS.Al-Baqarah [2]: [...]
Pingback by Sambut Ramadhan | Mimbar Jum’at — 6 August 2010 @ 1:21 pm
[...] apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (QS At-Tahrim [66]: [...]
Pingback by Meningkatkan Kualitas Diri | Mimbar Jum’at — 26 August 2010 @ 4:26 pm
[...] Al-Qur’an Online [...]
Pingback by Mengais Hikmah Nuzulul Qur’an | Mimbar Jum’at — 26 August 2010 @ 4:49 pm
[...] Allah dengan piutang yang baik?” ujar laki-laki tersebut seraya mengutip ayat Al-Quran surah Al-Baqarah [2] ayat [...]
Pingback by Berdagang dengan Allah | Mimbar Jum’at — 28 August 2010 @ 10:20 am
[...] “Hai orang-orang yang beriman, bertobatlah kepada Allah dengan sebenar-benarnya.” (QS. At-Tahrim [66]: [...]
Pingback by Tobat dan Memohon Ampunan | Mimbar Jum’at — 29 August 2010 @ 9:00 pm
[...] Al-Qur’an Online [...]
Pingback by Iktikaf | Mimbar Jum’at — 29 August 2010 @ 9:27 pm